Pages

Monday, October 28, 2013

FREE DOWNLOAD ALBUM Ariana Grande "Yours Truly"



"Yours Truly" adalah debutnya album debut studio penyanyi asal Amerika Serikat, Ariana Grande. Album ini dirilis pada tanggal 30 Agustus 2013 oleh Republic Records. Lagu dalam album ini mengambil genre R & B, pop dan soul. Album Yours Truly ini dipengaruhi oleh orang-orang seperti Whitney Houston, Amy Winehouse, Christina Aguilera dan Mariah Carey yang merupakan idola dari Ariana Grande sendiri. 
 Album ini didahului dengan dirilisnya single pertama, produksi Harmony Samuels yang berjudul "The Way" yang menempati top ten US Billboard Hot 100 chart di nomor sembilan . Lagu ini juga menampilkan rapper Amerika Mac Miller. Kemudian single kedua "Baby I" dirilis sebulan sebelum dirilisnya album.. Lagu ini menduduki puncak di US Billboard Hot 100 chart di nomor dua puluh satu. Single ketiga berjudul "Right There" yang menampilkan Big Sean dirilis pada 6 Agustus 2013 dan memuncaki Billboard Hot 100 di nomor 84.
Album Yours Truly menduduki puncak nomor satu di US Billboard 200 pada debutnya dengan menjual 138.000 kopi dalam minggu pembukanya.




TRACKLIST



Download Full Album


Sumber: (http://en.wikipedia.org)

One Direction Upcoming Album "Midnight Memories"


“Midnight Memories” adalah album studio ketiga yang akan dirilis oleh Boyband asal UK One Direction . Album ini rencananya akan dirilis pada November 25, 2013 via Syco dan Columbia Records. Didahului dengan dirilisnya single pertama "Best Song Ever" pada tanggal 22 Juli 2013 yang lalu. Sementara single kedua yang berjudul "Story of My Life" juga sudah di rilis pada 28 Oktober kemarin.


TRACKLIST
  1.   Best Song Ever
  2.   Story of My Life
  3.   Diana
  4.   Midnight Memories
  5.   You & I
  6.   Don’t Forget Where You Belong
  7.   Strong
  8.   Happily
  9.   Right Now
  10. Little Black Dress
  11. Through the Dark
  12. Something Great
  13. Little White Lies
  14. Better Than Words

Lady Gaga - Venus



"Venus" adalah single Lady Gaga yang ia tulis bersama "DJ White Shadow" Blair, Hugo Leclercq, Dino Zisis, Nick Monson and Sun Ra. Lagu ini awalnya direkam oleh Lady Gaga untuk album studio ketiga, Artpop. Setelah versi studio lagu itu diunggah ke akun Vevo resmi Gaga pada tanggal 27 Oktober 2013, lagu itu dibuat tersedia awal di iTunes Store pada 28 Oktober 2013 menjelang rilis penuh Artpop dan kemudian dirilis sebagai single digital di Amazon.com hari yang sama.
Sementara video musiknya akan disutradarai oleh sutradara Ruth Hogben yang sebelumnya berkolaborasi dengan Gaga di selingan untuk The Monster Ball Tour dan foto untuk cover majalah Elle edisi Oktober 2013.


Download


Sumber:  (http://en.wikipedia.org)

FREE DOWNLOAD ALBUM Union J "Union J"


Zaman sekarang adalah zamannya produksi dan reproduksi boyband. Belum bisa dikatakan sebagai kebangkitan pop era setara akhir 90-an, tapi paling tidak ada pergerakan untuk mewujudkan hal tersebut. Union J masuk dalam barisan pergerakan ini. Setelah membuat ruang untuk hadir lewat single perdana mereka ‘Carry You’, kali ini giliran ‘Beautiful Life‘ yang mendapat tongkat estafet untuk melanjutkan prestasi mereka sebagai artis rekaman. Album ini dirilis pada 28 Oktober 2013 melalui Sony Music Entertainment, RCA Records.

TRACKLIST



Download Full Album


Sumber: (http://creativedisc.com)

FREE DOWNLOAD ALBUM Avril Lavigne "Avril Lavigne"



"Avril Lavigne" adalah self-titled album kelima dari Avril Lavigne. Album ini dijadwalkan dirilis pada 5 November, 2013 via Epic Records. Single pertama yang dirilis adalah "Here's To Never Growing Up" kemudian disusul single kedua yaitu "Rock N Roll".
Avril mengkonfirmasi bahwa pada lagu "Hello Kitty" ia berbicara dengan sedikit bahasa Jepang dan mengakui bahwa itu agak sedikit agresif dan tidak sama seperti yang pernah dia lakukan ditambah sebuah kolaborasi dengan musisi rock Amerika Marilyn Manson di lagu "Bad Girl". Album ini juga mencakup kolaborasi dengan suaminya berjudul "Let Me Go". Mereka telah merekam lagu khusus untuk pernikahan mereka tapi akhirnya, dan
akhirnya disertakan pada album ini.



TRACKLIST

1.Rock N Roll
2.Here’s to Never Growing Up
3.17
4.B*tchin’ Summer
5.Let Me Go (feat. Chad Kroeger)
6.Give You What You Like
7.Bad Girl (Feat. Marilyn Manson)
8.Hello Kitty
9.You Ain’t Seen Nothin’ Yet
10.Sippin’ On Sunshine
11.Hello Heartache
12.Falling Fast
13.Hush Hush



A Team - Ed Sheeran (Cover by Alex Goot)



Mengcover lagu-lagu yang sedang hits masih menjadi salah satu cara alternatif untuk mengekspreksikan diri. Terutama para musisi-musisi yang masih tergantung dengan media sosial. 
Hal ini masih dilakukan oleh Alex Goot. Youtube Star asal Amerika Serikat ini kembali merilis cover-an teranyarnya meski ia telah memiliki nama di industri musik dunia.
Kali ini tembang dari Ed Sheeran, A Team menjadi pilihannya. Lagi-lagi, Goot mampu membiusnya dengan improvisasi dan aransemen ciamik ditunjukkan oleh laki-laki
25 tahun.
A Team menjadi lagu ke-12 yang dicover oleh Goot sepanjang 2013 ini. Sebelumnya adalah Roar milik Katy Perry hingga Beauty and A Beat milik Justin Bieber yang sukses dicover.




Linkin Park feat. Steve Aoki - A Light That Never Comes

Apa jadinya jika band nu metal seperti Linkin Park bekerjasama dengan seorang musisi EDM seperti Steve Aoki. Maka jadilah single seperti A Light That Never Comes ini, dimana rock dan EDM berpadu dan membentuk sebuah elektro-pop.

Mengandalkan beat elektronika tentunya bukan hal asing bagi Linkin Park, karena mereka sendiri pun memiliki Joe Hahn sebagai penguasa turntable dan memperkaya beat elektronik Linkin Park. Akan tetapi kehadiran Joe Hahn adalah untuk mempertebal atmosfir industrial ketimbang mengejar sensadi EDM.
Kehadiran Steve Aoki bukan lantas membuat A Light That Never Comes menjadi sebuah anthem progressive house misalnya. Sama sekali bukan. Secara umum lagu ini masih memiliki struktur bermusik milik Linkin Park, dimana semangat rock metal berperan sangat besar dalam membangun emosi.
Hanya saja, memang sulit untuk menghindari kesan jika kehadiran Steve Aoki membuat A Light That Never Comes terdengar jauh lebih lightketimbang lagu-lagu Linkin Park biasanya. Imbuhan dubstep bukan mengarahkan ke unsur industrial tadi, akan tetapi memang lebih mengarahkan lagunya ke arah EDM. Dan jika tujuan Linkin Park mengajak Steve Aoki agar musik mereka tidak terdengar seperti biasanya, boleh dibilang kolaborasi ini cukup sukses menjalankan misinya.
Lagu ini pertama kali ditampilkan mereka pada tanggal 10 Agustus yang lalu di acara Summer Sonic Festival, Tokyo, Jepang. Single ini bertugas sebagai single promosi untuk game puzzle online yang bernama LP Recharge. A Light That Never Comes juga akan terdapat di album remix Living Things yang berjudul Recharged, sebuah album remiks kedua Linkin Park setelah Reanimation di tahun 2002 yang lalu.


Saturday, October 26, 2013

FREE DOWNLOAD ALBUM Emblem3 "Nothing To Lose"

Debut album dari salah satu jebolan X Factor musim kedua ini ternyata punya album yang seru. Perpaduan antara pop dan reagge yang mereka jadikan benang merah sukses dikembangkan menjadi 15 materi yang catchy. Dua unsur itu fleksibel untuk membuat mereka nggak ragu untuk memadukan beberapa ‘bumbu’ lainnya seperti sentuhan rnb, hip hop, elektronik juga nuansa 90’s yang membuat album ini memiliki sisi ceria lewat beat-beat yang disuguhkan.
Positifnya, formula itu tadi menjadikan Emblem3 lebih fleksibel untuk menulis lagu. Up beat seperti Chloe, Just For One Day, I Love LA atau Sunset Blvd atau menjelajah ke balada sekalipun seperti di 3000 Miles tanpa menghilangkan identitas musik yang sudah dibangun.
Oh iya, saya juga suka cara mereka membawakan One Day yang sebelumnya dipopulerkan oleh Matisyahu. Walaupun genre mereka berdekatan, Emblem3 berhasil untuk membawakan lagu itu dengan caranya sendiri. 

Artist : Emblem3
Album : Nothing To Lose
Genres: Pop, Music
Released: Jul 26, 2013

TRACKLIST

01 Just For One Day
02 Spaghetti
03 XO
04 Chloe (You're the One I Want)
05 Girl Next Door
06 Nothing To Lose
07 I Love LA
08 Sunset Blvd
09 3000 Miles
10 Teenage Kings
11 One Day
12 Do It All Again
13 I Wish
14 Jaiden (Live)
15 Reason (Live)




DOWNLOAD
DOWNLOAD


 OR











FREE DOWNLOAD ALBUM Kelly Clarckson "Wrapped In Red"

Kelly Clarkson adalah penyanyi dan penulis lagu Amerika Serikat yang namanya melejit setelah menjadi juara pertama American Idol musim pertama dan sampai tahun 2006, ia telah mengeluarkan dua album.
Awalnya, Kelly diarahkan sebagai seorang penyanyi pop seperti yang bisa dilihat dalam album Thankful (2003). Namun, ia kemudian berkembang ke arah penyanyi rock di album keduanya, Breakaway (2004). Kedua album tersebut telah mendapatkan predikat platinum di berbagai negara dansingle-single dari Kelly juga mencapai peringkat atas. Secara mengejutkan, ia berhasil meraih 2 buah Grammy Award pada tahun 2006 untuk Best Female Pop Vocal Performance dan Best Pop Vocal Album.
Dan untuk pertama kalinya Kelly mengeluarkan album yang bertajuk Natal yaitu "Wrapped In Red" yang rencananya akan dirilis pada 29 Oktober mendatang.

Artist : Kelly Clarkson
Album : Wrapped In Red
Genres: Pop, Music, Holiday, Vocal
Expected Release: Oct 29, 2013

TRACKLIST

1. Wrapped In Red
2. Underneath the Tree
3. Have Yourself a Merry Little Christmas
4. Run Run Rudolph
5. Please Come Home for Christmas (Bells Will Be Ringing)
6. Every Christmas
7. Blue Christmas
8. Baby It’s Cold Outside (feat. Ronnie Dunn)
9. Winter Dreams (Brandon’s Song)
10. White Christmas
11. My Favorite Things
12. 4 Carats
13. Just for Now
14. Silent Night 

15. I’ll Be Home For Christmas
16. Oh Come, Oh Come Emmanuel 


Download here






FREE DOWNLOAD ALBUM Katy Perry "PRISM"

Katy Perry, wanita yang baru saja berulang tahun ke-29 pada 25 Oktober kemarin kembali hadir dengan persembahan terbarunya, sebuah album yang berjudul sederhana, namun sepertinya dengan berjuta makna, Prism. Jika sebelumnya Katy Perry mengeksplorasi semangat pop, maka kini ia tampaknya kembali ke akar rocknya akan tetapi tanpa melupakan semangat pop-catchy yang menyukseskan album Teenage Dream.
Dalam Roar, rilisan single pertama untuk prism, Katy Perry bekerjasama lagi dengan Bonnie McKee dan Dr. Luke serta Max Martin bertugas sebagai produser. Meski kabarnya mirip dengan single terbarunya Sara Bareilles, akan tetapi Roar bisa dikatakan milik Katy Perry sepenuhnya, karena semua ciri khas Katy Perry ada disini. Anthemic, catchy and melodic. A perfect formula for a number one pop.
Kritisi pada Katy Perry akhir-akhir ini adalah bagaimana dia sangat berusaha keras mengejar hits demi hits dengan mengerjakan lagu-lagu yang diproyeksikan untuk mendapatkan hits tersebut. Dan ia berhasil. Teenage Dream (2010) dan “buntutnya”, Teenage Dream: The Complete Confection (2012) mungkin bisa menjadi pembuktian.
Dari seorang Lady Rocker yang witty sebagaimana kita mengenalnya dalam One of the Boys (2008), berkat Teenage Dream, ia berubah menjadi seorang Princess of Pop yang gelamor. Keuntungan bagi Perry adalah namanya semakin berkibar dan mengumpulkan banyak pendengar setia yang pastinya akan sangat menunggu-nunggu Prism.
Dan tentu tidak ada salahnya jika mengulang formula jika terbukti sukses bukan? Maka Prism pun kembali menampilkan sisi gelamor Perry tadi. Terlepas dari Roar yang sepertinya kembali ke akar, Prism ternyata banyak diisi oleh lagu-lagu pop, yang bisa dipastikan akan sangat menyenangkan untuk disimak.
Simak saja Legendary Lovers yang memiliki atribut pop yang tebal, mulai dari hook yang catchy sampai melodi yang gampang diingat. Uniknya Perry memasukkan unsur-unsur Bollywood agar lagunya terdengar semakin catchy saja. Yang patut disimak dari Prism adalah bagaimana Perry melebarkan semangat popnya tadi untuk tidak terjatuh kepada ranah bubble-gum pop belaka. Ia cukup berani mengeksplorasikan pop dengan meleburkan beberapa sub-genre ke dalamnya.
Simak saja Walking on the Air, dimana Perry mengajak pendengar untuk kembali ke lantai disko era 90-an, dimana house yang lebih sederhana masih mendominasi. Perry seperti mengembalikan semangat La Bouche atau Crystal Waters ke dalamnya. Dan ini sungguh menyegarkan meski terdengar vintage.
Semangat 90-an juga bisa ditemui dalam Birthday yang memang benar dikatakan orang-orang, mengingatkan akan pop RnB yang dibawakan Mariah Carey di awal-awal karirnya. Sementara itu dalam This Moment, Perry mengajak mundur satu dekade lagi atau dimana synth-pop mencapai puncaknya. Mendengarkan This Moment akan mengingatkan akan lagu-lagu dari New Order yang berpadu dengan Madonna misalnya. This Is How We Do pun menyisakan ruang 80-an ke dalam lagunya, lengkap dengan rap yang terdengar mengadopsi ala-ala Salt-N-Pepa.
Selebihnya memang nomor-nomor pop yang tidak terlalu mencorong, jika tidak mau disebut filler. Masalahnya, lagu-lagu seperti International Smile atau Ghost seperti mendaur ulang formula Teenage Dream dan Fireworks dalam notasinya, meski tentu saja dibengkokkan sedemikian rupa agar tidak terdengar sama.
Untunglah nomor-nomor seperti Unconditionally yang disebut Perry sebagai track favoritnya di Prism dan Dark Horse, dimana jenerik bisa dipinggirkan sebentar dan Perry memasuki teritori yang lebih variatif. Unconditionally adalah sebuah power ballad megah yang diselubungi oleh sensitifitas dan emosionalitas yang tebal, sedang Dark Horse yang menampilkan rapper Juicy J, menampilkan Perry sebagai seorang persona HipHop meski senangnya di bagian chorus ia kembali ke ranah rock.
Lagu-lagu yang berada dalam Prism sebagian besar diproduseri Dr. Luke, Max Martin, Cirkut, Benny Blanco, Stargate atau Klas Åhlund, nama-nama yang memang berada di belakang kesuksesan Perry sebelumnya. Tentu saja tim yang sama ini wajib dipertahankan. Masalahnya memang, seperti yang ditemui dalam beberapa lagu, mau tidak mau kesan repetisi susah dihindarkan.
Meski begitu, Perry ternyata masih berinisiatif mengajak nama-nama baru dalam albumnya. Sebut saja Bloodshy dalam Love Me, sebuah lagu yang mengedepankan elektro-pop yang berdegup dengan lebih kencang, meski dihadirkan dalam atmosfir yang terdengar lebih gloomy. Sementara itu Greg Kurstin dan Sia bekerjama mengerjakan Double Rainbow, sebuah balada menyentuh yang juga mengedepankan aura atmospheric tadi. Dan sebagaimana biasa lagu yang dikerjakan oleh Sia, sesuatu yang melankolis namun tidak cengeng, mengisi aura lagunya.
Prism memang masih menawarkan semangat pop Katy Perry. Eksplorasi yang dikembangkan dalam album ini memang patut diberi kredit lebih meski rasa-rasanya tidak bergerak terlalu jauh dari wilayah aman sehingga tentunya jangan mengharapkan Katy Perry menjadi seorang Sky Ferreira, Zola Jesus, Charli XCX atau yang paling hot, Lorde, misalnya, yang jauh lebih berani dalam menembus batas-batas pop tadi.
Meski begitu, Prism jelas merupakan sebuah album pop yang menyenangkan untuk disimak bagi penikmat musik pop ringan. Penuh dengan lagu-lagu manis dan catchy yang siap menemani pendengarnya. Katy Perry sepertinya memang tidak berniat untuk mengejar prestise artistik bermusik tertentu. Ia hanya ingin menampilkan pop pada sosok terdepannya bukan mengejar “tahta” yang didambakan oleh banyak insan musik pop. Dan rasa-rasanya ia cukup berhasil untuk itu.
TRACKLIST
1. “Roar” 3:42
2. “Legendary Lovers” 3:44
3. “Birthday” 3:35
4. “Walking on Air” 3:42
5. “Unconditionally” 3:49
6. “Dark Horse” (featuring Juicy J)3:35
7. “This Is How We Do” 3:24
8. “International Smile” 3:48
9. “Ghost” 3:23
10. “Love Me” 3:53
11. “This Moment” 3:47
12. “Double Rainbow” 3:52
13. “By the Grace of God” 4:28







This is... Icona Pop

Icona Pop... Nama yang akhir-akhir ini cukup sering dibicarakan di skena musik pop dunia. Duo asal Swedia yang terdiri atas Caroline Hjelt dan Aino Jawo ini cukup sukses dengan single demi single seru serta album debut mereka, Icona Pop. Kini mereka melanjutkan kesuksesan tersebut dengan album kedua mereka, serta debut internasional mereka,This Is… Icona Pop.
Tidak heran jika This Is… Icona Pop masih menghadirkan beberapa lagu yang terdapat dalam Icona Pop, terutama lagu-lagu yang termasuk mengangkat nama mereka, seperti sebut saja I Love It yang fenomenal. Kolaborasi mereka dengan Charli XCX ini memang begitu kuat dimana punk pekat, yang ditandai dengan vocal yang terdengar slengean dan juga menyuarakan rebelitas yang cukup kental. Penuh dengan gelora, semangat dan menghentak. Dan ini didukung oleh musik yang membalut musiknya.
Ada juga Ready for the Weekend dan We Got the World yang sekali lagi menunjukkan kekuatan mereka dalam memadukan antara elektro-pop, punk dan house dalam satu adonan. Jika Ready for the Weekend terdengar agak gelap justru We Got the World mengandung semangat ceria yang kental dan tentunya sangat bisa menjadi teman di lantai dansa ataupun bersenang-senang bersama teman.
Dan komposisi baru yang mereka formulakan untuk This Is… Icona Pop dimulai dengan All Night. Di sini tampak mereka semakin getol dalam memperkenalkan musik mereka yang fun. All Night memang terdengar kurang edgy, karena tampaknya Icona Pop lebih ingin memberikan sebuah elektro-pop ringan yang sangat catchy dan easy listening, sebuah misi yang bisa dibilang cukup sukses dilaksanakan.
Track memorable lain juga dapat disimak dalam Girlfriend. Mengandal elektro-pop ceria, Girlfriend mengambil sampel lagu lama milik 2Pac, Me & My Girlfriend, lengkap dengan chant ala I Love It di chorus untuk memeriahkan. Yang paling mencolok saat chorus yang mengandalkan hook yang sangat sing-a-long.
Secara konsep, ada yang menarik dari This Is… Icona Pop ini. Terdiri atas 11 track, 5 track awal adalah nomor-nomor elektro-pop yang riuh oleh beat-beat dance dan menyentuh ranah house meski tak kehilangan semangat punknya. Namun, saat memasuki track ke enam, In The Stars, secara tone album ini mulai berubah.
In the Star meminggirkan dance dan memilih semangat rock dalam elektro-pop mereka. Drum yang menggebu berada dalam koridor anthemik ala rock sementara Icona Pop bernyanyi dengan penuh semangat dan mengentalkan enerji punk yang mereka usung. Dan ini disusul dengan On A Roll, yang agak mengingatkan akan The Ting Tings. You know, when punk-rock sang in dance manner.
Bukan berarti Icona Pop hadir untuk berteriak-teriak saja dalam album ini karena mereka masih memberikan ruang untuk sesuatu yang emosionil dalam nyanyiannya. Maka hadirlah Just Another Night yang menghadirkan nama-nama yang uniknya berlatar belakang dance, Stargate dan Benny Blanco, sebagai produser. Pop 80-an menjadi elemen dasar dari lagu ini.
Mereka kembali ke pop-punk dalam Hold On, meski secara tema masih mengusung romantisme dalam kebengalan yang coba dihadirkan dalam nyanyian dan aransemen yang lebih menggebu. Sementara dalam Light Me Up, Icona Pop hadir seperti rocker 80-an yang mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama dalam beat yang athemik. Album ditutup dengan The We Kiss, sebuah synth-pop 80-an yang masih mengusung ppo-punk tadi.
Semangat bermusik Icona Pop tentu saja lebih dari cukup untuk memanaskan enerji mereka dalam mempersembahkan lagu-lagu elektropop berbalut house, punk dan indie pop, seperti yang dapat disimak dalam album ini. Tentu saja musik yang mereka usung juga bukan hal yang baru sekali dalam skena musik lantai dansa, namun beat-beat rapi yang mereka tawarkan memang sangat mengundang untuk menggerakan tubuh secara aktif bersama teman-teman di klub.
Uniknya, Icona Pop tidak mau terjebak pada pola dance yang kekinian karena This Is… Icona Pop jelas merupakan sebuah pernyataan jika mereka adalah para penikmat riuhnya dentuman drum yang bergelora dalam musik rock. Lagu-lagu dalam album ini tidak hanya menawarkan pop yang bisa disebut catchy dan (sangat) easy listening bahkan cenderung jatuh dalam warna kitsch, akan tetapi juga menepiskan anggapan mereka sebagai sebuah band guilty pleasure.
Tentu saja terlalu prematur untuk mengklaim lagu-lagu Icona Pop masuk dalam ranah everlasting, akan tetapi jelas terdengar jika dibalik semangat pop yang diusung, Icona Pop memberikan banyak referensi keberbagai subgenre yang populer dan menginjeksi ke dalam musik mereka yang khas dan berkarakter kuat. Dan tentunya ini merupakan kelebihan tersendiri.
Dan satu hal, This Is… Icona Pop tidak akan membosankan. Setiap lagu dipastikan akan sangat memuaskan untuk disimak. Sebuah debut menyenangkan yang sayang untuk dilewatkan :)
TRACKLIST
1. “I Love It” (featuring Charli XCX) 2:37
2. “All Night” 3:06
3. “We Got the World” 3:07
4. “Ready for the Weekend” 2:42
5. “Girlfriend” 2:50
6. “In the Stars” 3:16
7. “On a Roll” 3:12
8. “Just Another Night” 3:09
9. “Hold On” 3:17
10. “Light Me Up” 3:20
11. “Then We Kiss” 2:22




Sumber: (http://creativedisc.com)

Thursday, October 24, 2013

MTV EMA 2013 Nominations List

Tahun ini MTV EMA akan digelar di venue baru, yaitu di Ziggo Dome di Amsterdam pada tanggal 10 November 2013. Yang dipastikan tampil di MTV EMA adalah Katy Perry, Miley Cyrus, Robin Thicke, Snoop Dogg, Afrojack, Imagine Dragons dan The Killers. Justin Timberlake dan Macklemore & Ryan Lewis masing2 mendapatkan nominasi terbanyak untuk MTV EMA kali ini yaitu 5 nominasi. Sedangkan Lady Gaga, Justin Bieber, Miley Cyrus dan Robin Thicke masing-masing mendapat 4 nominasi. 
Untuk VOTE kalian bisa klik disini
Berikut adalah nominasi MTV EMA tahun ini:
BEST SONG
Bruno Mars – “Locked Out Of Heaven”
Daft Punk – “Get Lucky” (ft. Pharrell Williams)
Macklemore & Ryan Lewis – “Thrift Shop” (ft. Wanz)
Rihanna – “Diamonds”
Robin Thicke – “Blurred Lines” (ft. T.I. & Pharrell)
BEST POP
Justin Bieber
Katy Perry
Miley Cyrus
One Direction
Taylor Swift
BEST FEMALE
Katy Perry
Lady Gaga
Miley Cyrus
Selena Gomez
Taylor Swift
BEST MALE
Bruno Mars
Eminem
Jay Z
Justin Bieber
Justin Timberlake
BEST LIVE
Beyoncé
Green Day
Justin Timberlake
P!nk
Taylor Swift
BEST NEW
Bastille
Icona Pop
Imagine Dragons
Macklemore & Ryan Lewis
Rudimental
BEST VIDEO
Justin Timberlake – “Mirrors”
Lady Gaga – “Applause”
Miley Cyrus – “Wrecking Ball”
Robin Thicke – “Blurred Lines” (ft. T.I. & Pharrell)
Thirty Seconds To Mars – “Up In The Air”
BEST ROCK
Black Sabbath
Green Day
Kings Of Leon
Queens Of The Stone Age
The Killers
BEST ALTERNATIVE
Arctic Monkeys
Fall Out Boy
Franz Ferdinand
Paramore
Thirty Seconds To Mars
BEST HIP HOP
Drake
Eminem
Jay Z
Kanye West
Macklemore & Ryan Lewis
BEST ELECTRONIC
Afrojack
Avicii
Calvin Harris
Daft Punk
Skrillex
BIGGEST FANS
Tokio Hotel
Thirty Seconds To Mars
One Direction
Justin Bieber
Lady Gaga
BEST LOOK(exclusively sponsored by essence)
Harry Styles
Justin Timberlake
Lady Gaga
Rihanna
Rita Ora
BEST PUSH
Karmin (October 2012)
Rudimental (November 2012)
Imagine Dragons (January 2013)
A$AP Rocky (February 2013)
Bastille (March 2013)
Austin Mahone(April 2013)
Bridgit Mendler (May 2013)
Tom Odell (June 2013)
Iggy Azalea (July 2013)
Icona Pop (August 2013)
twenty one pilots (September 2013)
BEST WORLD STAGE (WS)
Alicia Keys – WS Manchester 2012
fun. – WS Rock Am Ring 2013
Garbage – WS Mexico 2012
Green Day – WS Rock Am Ring 2013
Jason Mraz – WS Live In Myanmar 2012
Jessie J – WS Malta 2013
Linkin Park – WS Mexico 2012
Macklemore & Ryan Lewis – WS Wireless 2013
No Doubt – WS Frankfurt 2012
Paramore – WS Rock Am Ring 2013
Rita Ora – WS Malta 2013
Robin Thicke – WS Malaysia 2013
Snoop Lion – WS Durban 2013
The Black Keys – WS NY Webster City Hall 2012
The Killers – WS Big Day Out 2013
WORLDWIDE ACT
Best Adria Act
Filip Dizdar
Frenkie
Katja Šulc
S.A.R.S.
Svi na pod!
Best Africa Act
Fuse ODG
LCNVL
Mafikizolo
P-Square
Wizkid
Best Australia Act
Cody Simpson
Empire Of The Sun
Flume
Iggy Azalea
Timomattic
Best Belgian Act
Lazy Jay
Netsky
Ozark Henry
Stromae
Trixie Whitley
Best Brasilian Act
Emicida
Fresno
P9
Pollo
Restart
Best Canada Act
deadmau5
Drake
Justin Bieber
Tegan and Sara
The Weeknd
Best Czech and Slovak Act
Ben Cristovao
Celeste Buckingham
Charlie Straight
Ektor & DJ Wich
Peter Bič Project
Best Danish Act
Jimilian
Medina
Nik & Jay
Panamah
Shaka Loveless
Best Dutch Act
Afrojack
Armin Van Buuren
Kensington
Nicky Romero
Nielson
Best Finnish Act
Anna Puu
Elokuu
Haloo Helsinki!
Isac Elliot
Mikael Gabriel
Best French Act
C2C
Daft Punk
Maitre Gims
Shaka Ponk
Tal
Best German Act
Cro
Frida Gold
Lena
Sportfreunde Stiller
Tim Bendzko
Best Greek Act
Demy
Goin’ Through
Michalis Hatzigiannis & Midenistis
Pink Noisy
Sakis Rouvas
Best Hungarian Act
Hősök
Ivan and the Parazol
Karanyi
Punnany Massif
The [hated] tomorrow
Best India Act
Amit Trivedi
AR Rahman
Mithoon
Pritam
Yo Yo Honey Singh
Best Israeli Act
Ester Rada
Hadag Nahash
Ido B & Zooki
Roni Daloomi
The Ultras
Best Italian Act
Emma
Fedez
Marco Mengoni
Max Pezzali
Salmo
Best Japan Act
Exile
Kyary Pamyu Pamyu
MIYAVI
Momoiro Clover Z
ONE OK ROCK
Best Korea Act
B.A.P
Boyfriend
EXO
Sistar
U-Kiss
Best LatAm Central Act
Anna Carina
Cali & El Dandee
Javiera Mena
Maluma
Pescao Vivo
Best LatAm North Act
Danna Paola
Jesse & Joy
León Larregui
Paty Cantú
Reik
Best LatAm South Act
Airbag
Illya Kuryaki and the Valderramas
No Te Va Gustar
Rayos Laser
Tan Biónica
Best Mainland China & Hong Kong Act
李宇春Chris Lee
陈奕迅Eason Chan
张靓颖Jane Zhang
方大同Khalil Fong
孙楠Sun Nan
Best Middle East Act
Ahmed Soultan
Hamdan Al Abri
Juliana Down
Lara Skandar
Rakan
Best New Zealand Act
David Dallas
Lorde
Shapeshifter
Stan Walker
The Naked And Famous
Best Norwegian Act
Admiral P
Envy
Madcon
Maria Mena
Truls
Best Polish Act
Bednarek
Dawid Podsiadło
Donatan
Ewelina Lisowska
Margaret
Best Portuguese Act
Filipe Pinto
Monica Ferraz
Os Azeitonas
Richie Campbell
The Gift
Best Romanian Act
Antonia
Corina
Loredana
Smiley
What’s Up
Best Russian Act
Basta
Ivan Dorn
Nuysha
Yolka
Zemfira
Best SEA Act
Hafiz
NOAH
Olivia Ong
Sarah Geronimo
Slot Machine
Mỹ TAM
Best Spanish Act
Anni B Sweet
Auryn
Fangoria
Lori Meyers
Pablo Alborán
Best Swedish Act
Avicii
Icona Pop
John De Sohn
Medina
Sebastian Ingrosso
Best Swiss Act
Bastian Baker
DJ Antoine
Remady & Manu-L
Steff La Cheffe
Stress
Best Taiwan Act
蕭敬騰Jam Hsiao
林俊傑JJ Lin
楊丞琳Rainie Yang
羅志祥Show Lo
吳建豪Vanness Wu
Best UK & Ireland Act
Calvin Harris
Ellie Goulding
Olly Murs
One Direction
Rudimental
Best US Act
Bruno Mars
Justin Timberlake
Macklemore & Ryan Lewis
Miley Cyrus




Sumber: (http://creativedisc.com)